Poltekad sedang mempersiapkan teknologi militer terbaru, ada lawan yang menembak robot

Tidak hanya dibekali dengan pengetahuan akademik, tetapi juga dengan kualifikasi keterampilan profesional yang didukung oleh pemikiran yang inovatif dan kreatif.

Hal ini tentunya bermuara pada kenyataan bahwa SMK seringkali menghasilkan produk-produk kebanggaan bangsa dengan kualitas nasional bahkan internasional.

Begitu pula dengan lulusan Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) Malang, Jawa Timur. Saat mereka menggelar pameran produk tugas akhir

pada acara wisuda beberapa waktu lalu, ada beberapa karya terbaiknya.

Pada peluncuran website Direktorat Jenderal Pelatihan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Senin 21 Desember 2020, 58 siswa Kelas II Poltekad Kodiklatad diwakili dengan 32 produk militer untuk tahun ajaran 2017-2020.

Baca juga: 6 Tips Sukses Belajar Online untuk Mahasiswa dan Mahasiswa
Ada robot yang bisa menembak

Pekerjaan tergantung pada masing-masing program, yaitu:

19 lulusan telekomunikasi militer memamerkan 9 produk
20 lulusan program sarjana elektronika sistem senjata memamerkan 17 produk
19 lulusan kursus Otomotif Tempur Otomotif memamerkan 6 produk.

Berbagai inovasi tersebut antara lain alat untuk melacak musuh dalam perang dan robot yang mampu menembak ke dalam pertahanan musuh.

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

Direktur Jenderal Pendidikan dan Pelatihan Vokasi, Wikan Sakarinto,

menyampaikan apresiasi atas kerja keras yang dilakukan terhadap tugas akhir lulusan Poltekad tersebut.

Berbagai skripsi mahasiswa Poltekad di seluruh tanah air sudah di atas rata-rata untuk gelar sarjana terapan. Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan terus mendorong dan mendukung pengembangannya.

“Tentara dengan peran tentara, tetapi kemampuan untuk berinovasi, berkreasi, membuat produk, itu level aplikasi yang berbeda,” katanya.

“Sarjana paruh waktu di Poltekad sudah di atas rata-rata orang Indonesia. Padahal baru dua tahun, baru baris kedua,” imbuhnya.

Wikan berharap Poltekad sebagai satu-satunya tempat pelatihan vokasi TNI AD

dapat menjadi “Pusat Teknologi TNI” di Indonesia.

Ia meyakini hal tersebut dapat diwujudkan melalui inovasi karya mahasiswa pascasarjana yang telah diminati beberapa institusi, terutama di lingkungan internal TNI.
Jawab tantangan teknologi terbaru

Karya produk tersebut membuktikan bahwa kreativitas para lulusan profesional mampu menjawab tantangan kemajuan teknologi terkini.

Sehingga jika pertahanan militer negara tersebut kuat, maka akan mempengaruhi rakyat negara tersebut dalam diplomasi politik internasional.

“Ini harapan bangsa, prajurit yang memiliki inovasi dan daya kreatif untuk mengembangkan alat. Itu benar-benar membuat saya ingin menyampaikan apresiasi saya, ”kata Wikan.

Sementara itu, Panglima Komando Ajaran, Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI AD, Letnan Jenderal TNI Anto Mukti Putranto mengatakan inovasi ini akan semakin memperkuat pertahanan negara sehingga akan lebih dikembangkan dan disempurnakan di masa mendatang.

Baca juga: Mahasiswa ITS Rancang Gedung Karantina dengan Konsep Ramah Lingkungan

“Banyak ide yang muncul dalam melakukan kegiatan. Ini tentang mengembangkan bagian yang bisa dikembangkan untuk kepentingan militer,” katanya.

LIHAT JUGA :

indonesiahm2021.id
unesa.id
unimedia.ac.id
politeknikimigrasi.ac.id
stikessarimulia.ac.id
ptsemenkupang.co.id