Risiko di balik fitur dan manfaat WhatsApp GB dan Aero

Aplikasi WhatsApp semakin berkembang dari aplikasi ketiga yang menawarkan sejumlah fitur tambahan, antara lain WhatsApp GB dan Aero. Namun, ada banyak risiko di balik manfaat Permintaan Modifikasi Tidak Resmi (MOD).

Kedua aplikasi MOD tersebut tidak dikembangkan oleh perusahaan milik Facebook, WhatsApp Inc. WhatsApp bahkan tidak tanggung-tanggung memblokir penggunanya ketika terdeteksi menggunakan aplikasi GB dan Aero.

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Whatsapp GB memiliki berbagai fitur tambahan yang tidak tersedia di aplikasi aslinya. Misalnya menghapus pesan terkirim, menonaktifkan koneksi internet, menghilangkan status online hingga membaca pesan yang dihapus.

WhatsApp Aero memungkinkan pengguna untuk meningkatkan tampilan antarmuka

, fitur yang dapat melihat siapa yang telah mengunjungi profil, kapasitas yang besar saat mengirim file sehingga lebih mudah untuk mengirim file dalam format yang tidak didukung oleh aplikasi aslinya.
Lihat juga:
[img-judul]
Daftar Hp Android dan iPhone Yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp

Alih-alih dihadirkan dengan banyak fitur, beberapa pengguna WhatsApp MOD seperti GB

dan Aero tidak mengetahui risiko di balik fitur dan manfaat yang dikembangkan pihak ketiga WhatsApp. Di sinilah CNNIndonesia.com merangkum risikonya;
Pesan tidak terenkripsi

Meskipun ada beberapa fitur yang tidak biasa di aplikasi asli, menggunakan WhatsApp Aero tanpa enkripsi ujung ke ujung berfungsi seperti klaim privasi di aplikasi asli.

Sementara pengembang MOD menjamin bahwa menggunakan aplikasi tidak akan merugikan, WhatsApp mengatakan sebaliknya. Aplikasi WhatsApp asli menyatakan bahwa MOD adalah semacam pelanggaran terhadap ketentuan penggunaan.

Hal ini membuat aplikasi WhatsApp Aero rentan terhadap penyadapan dan pencurian data. Oleh karena itu, pengguna harus menyadari bahwa data pengguna dalam aplikasi MOD berisiko disalahgunakan oleh pihak ketiga.
Risiko peretas dan penyadapan

Menurut peneliti online di Internet Research Institute

, versi WhatsApp yang dimodifikasi dikatakan lebih rentan terhadap pengenalan malware dan spyware karena server yang dihosting kurang aman. Aplikasi WhatsApp terlarang biasanya tidak memiliki fungsi enkripsi agar pesan pengguna bisa dibaca oleh pihak ketiga.

Dengan tidak adanya jaminan enkripsi pesan, ada lagi risiko pengguna WhatsApp GB dan Aero diretas dan dikuping. Itu karena aplikasi tidak diunduh dari Google Play Store, melainkan melalui APK yang menurut laporan Earn Gurus, belum diverifikasi keamanannya oleh pihak ketiga.
Lihat juga:
[img-judul]
Whatsapp kembali menguji aplikasi khusus untuk iPad

Akun yang diblokir

WhatsApp mengatakan perusahaan akan mengambil tindakan berupa penangguhan sementara akun pengguna yang telah terdeteksi dengan WhatsApp GB dan Aero. Selain itu, jika akun tidak beralih ke aplikasi asli, WhatsApp akan menguncinya secara permanen.

WhatsApp menawarkan bantuan informasi bagi pengguna yang ingin beralih ke aplikasi resmi. Namun, Anda tidak dapat menjamin bahwa bantuan akan berhasil karena WhatsApp tidak mendukung aplikasi tidak resmi.
Validasi keamanan

Baik WA GB dan WA Aero hanya dapat diunduh dengan perangkat Android, tetapi tidak tersedia di PlayStore. Pengguna yang ingin menggunakannya harus menggunakan sumber lain. WhatsApp Inc menyatakan enggan bertanggung jawab atas berfungsinya aplikasi WA GB dan Aero di Android.

Keamanan GB dan Aero WhatsApp masih menjadi bahan perdebatan bagi sebagian orang. GB dan Aero mengklaim tidak melanggar aturan WhatsApp dan membuktikan bahwa pengguna aplikasi mereka belum dilarang.

Lihat Juga

https://www.suratkabar.id/
https://www.chip.co.id/
https://www.atursaja.com/
https://vncallcenter.com/
https://jadwalxxi.id/