Wapres-berharap-lembaga-pendidikan-Islam-di-Indonesia-dapat-membantu-menyelesaikan-permasalahan-yang-diakibatkan-oleh-Covid-19

Wapres berharap lembaga pendidikan Islam di Indonesia dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang diakibatkan oleh Covid-19

Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap lembaga pendidikan Islam di Indonesia dapat membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang diakibatkan oleh Covid-19.

Demikian disampaikan Ma’ruf dalam Konferensi Internasional Dirasat Islamiyah ke-7 yang digelar Fakultas Dirasat Islamiyah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta bekerjasama dengan Organisasi Alumni Internasional Al Azhar, Rabu (3 November 202010) .

“Saya berharap lembaga pendidikan Islam seperti UIN dan Sekolah Agama Islam (PTKI)

lainnya dapat menjawab berbagai permasalahan dampak Covid-19 dari perspektif keagamaan yang belum terjawab,” kata Ma’ruf.

Ma’ruf mengatakan berbagai permasalahan tersebut tidak hanya terkait dengan bidang kesehatan, tetapi juga sosial, ekonomi dan lain-lain.

Pasalnya, kata dia, pandemi Covid-19 juga mendorong para ulama untuk melakukan ijtihad dan mengeluarkan fatwa atau pemikiran keislaman.

Pasalnya, pandemi Covid-19 menimbulkan keadaan darurat

dan mengubah berbagai aspek kehidupan, baik di bidang kesehatan, sosial, ekonomi, maupun pendidikan.

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

Baca juga: Wapres yang Memimpin Rapat dengan Forkopimda Kaltim Kenang Pemerasan

Tak terkecuali dalam beribadah kepada mereka yang perlu berubah juga.

“Dalam aturan Fikhiyah, dalam situasi masaqoh diperbolehkan memiliki fasilitas sesuai aturan: al-masyaqqatu tajlibut taisir melalui penggunaan rukhshah atau dispensasi atau keringanan,” ujarnya.

Konsep rukhsah, kata dia, ada pilihan antara hukum asli dan keringanan,

ada juga khitanan agar rukhsah lebih diutamakan dari biasanya.

Bahkan ada yang harus makan bangkai ketika tidak ada pilihan lain untuk bertahan hidup.

Di masa pandemi Covid-19, Ma’ruf juga memberikan apresiasi kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan ormas lain yang telah mengeluarkan serangkaian fatwa penyesuaian ibadah di tengah pandemi Covid-19.

Diantaranya fatwa tentang pedoman shalat bagi tenaga kesehatan yang memakai alat pelindung diri (APD) saat menangani dan menangani Covid-19; Pedoman penanganan jenazah umat Islam yang terinfeksi Covid-19.

Kemudian penggunaan dana Zakat, Infaq dan Shadaqah untuk mengatasi wabah Covid-19 dan dampaknya, tuntunan shalat Idul Fitri, shalat Jumat, shalat berjamaah dan shalat Idul Adha, serta pemotongan hewan Qurban untuk penularan dari Covid. untuk mencegah -19.

Baca juga: Wapres Tekankan Pemberdayaan Masyarakat Kurangi Kemiskinan

Selain itu, Ma’ruf berharap UIN dapat menjadi Mekkah baru bagi kajian Islam di tingkat dunia bersama Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir.

“Saya berharap UIN sebagai lembaga pendidikan Islam terkemuka bersama Universitas Al-Azhar Kairo dapat menjadi kiblat baru bagi kajian Islam di tingkat dunia,” ujarnya.
Dapatkan berita pilihan dan berita terbaru dari Kompas.com setiap hari. Yuk gabung di grup telegram “Kompas.com News Update” sambil klik link https://t.me/kompascomupdate lalu join. Anda perlu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda terlebih dahulu.

LIHAT JUGA :

https://nac.co.id/
https://futsalin.id/
https://evitdermaclinic.id/
https://kabarsultengbangkit.id/
https://journal-litbang-rekarta.co.id/
https://jadwalxxi.id/
https://www.greenlifestyle.or.id/
https://www.kopertis2.or.id/
https://rsddrsoebandi.id/
https://www.ktb-mitsubishimotors.co.id/
https://www.topijelajah.com/
https://mesinmilenial.com/